pic3
Nasional Trendings

Himbauan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Dalam Spekulasi Kawasan Ibukota Baru

PortalSumber – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak bermimpi menjadi spekulan tanah di ibukota baru. Dikarenakan pemerintah hanya akan menggunakan aset yang hanya dimiliki atau dikuasai negara sebagai kawasan ibu kota baru.

Himbauan Terhadap Pebisnis Properti

“Jadi kalau ada bakatnya dibidang properti jual beli tanah jangan mimpi deh jadi spekulator ya untuk ibu kota baru ini. Karena lahan yang kita pakai hanya lahan yang dikuasai oleh negara bukan lahan yang punya orang kita beli,” ujarnya di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (20/8). 

“Jadi saya sangat menghargai bakat bidang properti, bakat jual beli tanah itu bagus tapi jangan main spekulasi karena ruginya pasti ketauan,” paparnya. Mantan Menteri Keuangan tersebut melanjutkan, ibu kota baru nantinya akan menggunakan lahan yang cukup besar. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ibu kota baru yang tidak mudah padat akan penduduk.

Potensi Lahan Pulau Kalimantan

“Intinya, ada lahan yang luas kalau kita bikin ibukota baru jangan bikin dilahan yang pas-pasan. Kalau pas-pasan nanti, nanti segera padat, crowded dan tidak nyaman. Maka harus dicari lahan yang luas dan dikuasai oleh negara,” jelasnya.

Adapun daerah yang akan dijadikan ibu kota baru adalah di wilayah pulau Kalimantan. Pulau tersebut dinilai sebagai suatu daerah yang memiliki lahan yang cukup luas dengan potensi bencana alam yang minim. “Kalimantan resiko gempa kecil sekali yang ada memang bencana seperti asap, kebakaran hutan dan banjir. Tapi itupun tidak seluruh kalimantan tapi hanya beberapa area lahan gambut yang beresiko, juga lahan hutan,” ungkapnya.