Daerah

APPI Akan Memberi Dukungan TNI/Polri Untuk Tangkap Provokator, LSM Pro Asing Pendukung Wacana Referendum Papua

PortalSumber – Ratusan massa mengatasnamakan Aliansi Pemuda untuk Papua Indonesia (APPI) menggelar aksi damai di depan Istana Negara, Jakarta Pusat hari ini.

Mereka sepakat menyerukan mendukung aparat Kepolisian dan TNI untuk menangkap provokator, LSM yang pro asing penjual NKRI terkait pengibaran bintang Kejora di depan Istana dan mendukung wacana Referendum Papua.

“Periksa Surya Anta, Veronica Koman, LSM-LSM yang jadi kaki tangan asing jika terbukti ikut serta memberikan kontribusi dalam aksi pengibaran bintang Kejora di depan Istana Negara dan dukungan Referendum Papua,” tegas Koordinator aksi Otis.

“Kami Merah Putih, bukan Bintang Kejora. Para mahasiswa Papua jangan terprovokasi, tetap tenang dan cooling down sambil cari provokator yang mengadu domba sesama saudara sesama anak bangsa,” kata Otis lagi.

Lebih lanjut, massa aksi juga meminta agar pemerintah mengaudit dana yang mengalir ke lembaga, LSM dan individu provokator yang ikut memperkeruh suasana dengan cara mendukung gerakan separatis Papua maupun Referendum tidak sepantasnya.

Aktivis APPI lainnya, Daud menegaskan kedatangannya ke Jakarta agar untuk mengingatkan kepada masyarakat Papua di mana pun berada untuk tetap tenang jaga perdamaian. Dia juga sepakat agar dalang provokator ini harus ditangkap karena menyebabkan kerusuhan di Papua sehingga menjalar di bumi nusantara ini.

“Kami minta tangkap oknum yang menyebabkan kerusuhan di Papua. Persoalan Papua harus diselesaikan dengan baik, tuntaskan masalah di Tanah Papua agar aman, dan damai,” sambung dia.

Lebih jauh, Daud juga memastikan masyarakat Papua mempunyai budaya yang saling menghargai satu sama lain. Maka itu, ia kembali berpesan agar sesama anak bangsa menjaga perdamaian dan menyatukan kekuatan agar NKRI semakin lebih baik.

Mari satukan kekuatan dan keyakinan untuk NKRI yang lebih baik lagi. Jaga perdamaian sesama anak bangsa,” tukasnya.

Di sela-sela aksinya, massa juga membagikan bunga mawar kepada aparat Kepolisian dan pengguna jalan di sekitaran Istana Negara sebagai simbol menyerukan pesan perdamaian untuk Papua Indonesia.

Selain itu juga, mengimbau pesan-pesan melalui spanduk dan poster bertuliskan “Waspadai kelompok penyusup pemecah belah bangsa, Papua adalah kita, kita adalah papua papua adalah indonesia dan Dari sabang sampai merauke kita semua bersaudara cinta merah putih cinta NKRI.