Daerah

Polisi Mengejar Pengendara motor Yang Melanggar Jalur Busway

PortalSumber – Beberapa waktu lalu sedang viral seorang pengendara Honda BeAT ‘dihinggapi’ seorang petugas kepolisian karena melanggar lalu lintas.

Pengendara motor tersebut ketahuan melakukan pelanggaran dengan melintas di jalur busway.

Diunggah oleh akun Instagram @tmcpoldametro, peristiwa ini terjadi di salah satu jalur bus Transjakarta.

Pengendara itupun sama sekali tidak bisa berkutik karena sudah terlanjur di tangkap dan mengakui kesalahannya dan polisi langsung tindak lanjut atas pelanggaran tersebut.

Bahkan yang lucunya polisi langsung duduk di bangku penumpang dan awalnya pemotor tidak menyadari sampai menepuk pundak nya.

Polisi Mengamankan Pria ini akibat Membawa Kayu Tanpa Dokumen

Muhammad Nor Amin alias Amad (24) seorang warga

Desa Kandang Jaya RT 3 Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diamankan polisi lantaran membawa kayu tanpa dokumen resmi.

Kayu tersebut diangkut dalam satu unit mobil Truk Mitsubishi Nopol DA 1479 AI dengan berbagai jenis kayu sebanyak 11 meter kubik dengan ukuran , 400 x 20 x 5 = 58 batang, 400 x 20 x 10 = 57 batang, 400 x 20 x 2 = 171 batang dan 400 x 5 x 10 = 125 batang.

Keterangan Kapolres Barito Selatan AKBP Wahid Kurniawan, Minggu (1/9/2019) mengungkapkan kayu diamankan saat truk berada di Jalan Negara saat melintas di Ampah – Muara Teweh Desa Patas I, Kecamatan GB. Awai, Barito Selatan.

Informasi terhimpun menyebutkan, kayu terjaring saat polisi melaksanakan patroli yang kemudian menemukan satu truk yang diduga mengangkut kayu olahan di Jalan Negara Ampah – M. Teweh Ds Patas I Kecamatan GB Awai Barsel.

Polisi langsung melakukan proses karena hal tersebut merupakan salah satu pelanggaran sehingga harus di tindaklanjuti sesuai kebijakan yang berlaku.

Saat diperiksa supir truk menerangkan bahwa mengangkut kayu olahan tersebut dari daerah Kandui Kecamatan Gunung Timang Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalteng, dan dibawa menuju ke Amuntai Kab HSU Kalimantan Selatan (Kalsel), akan tetapi sama saja karena pelaku tidak membawa dokumen jelasnya.