Nasional Trendings

Ratusan Ribu Kanal Dari 20 Negara Dideteksi Melakukan Provokasi Rusuh Papua

PortalSumber – Rudiantara selaku Menteri Komunikasi dan Informatika mengungkapkan kanal atau URL penyebar hoax di Papua terdeteksi tersebar dari 20 negara.

“Ada 20 negara lebih yang mention-nya berasal dari negara tersebut, tetap belum tentu warga negara tersebut yang (mengunggah), tetapi asalnya dari negara tersebut,” Jelas Rudiantara.

Ia tidak menjelaskan secara merinci bagaimana dan berapa alamat IP penyebar dan berasal dari negara mana saja, tetapi diketahui salah satu alamat penyebar hoax berasal dari benua Eropa. “Kebanyakan dari dalam negeri mention-nya, tetapi juga ada dari luar negeri, salah satu negara Eropa,” ucapnya.

hingga 2 September 2019, Kemkominfo sudah berhasil melacak dan menemukan setidaknya ada 555.000 URL yang digunakan dalam penyebaran hoax kala di Papua. “Dari jumlah itu ada 100.000 lebih orisinal akun mengunggah hoax,” paparnya singkat.

angka provokasi yang tujuannya untuk mengadu domba tertinggi tercatat pada tanggal 30 Agustus 2019. Untuk angkanya sendiri mencapai 75.000. “Yang paling banyak Twitter, asalnya seluruhnya, seluruh dunia,” jelasnya.