International

Aksi Militer Israel Yang Berpura-pura Terkena Serangan

PortalSumber – Beberapa menit lalu rudal anti-tank Hizbullah menyerang pangkalan dari militer Israel di Haifa, sebuah helikopter militer Israel mendarat, sementara itu petugas medis mengangkat seorang prajurit Israel ke atas helikopter.

Usai helikopter mendarat di helipad, juru kamera TV berada di lokasi untuk memfilmkan paramedis yang telah memindahkan prajurit itu ke ambulans yang telah menunggu.

Namun aksi prajurit terluka itu hanya pura-pura. Media melaporkan operasi peniupan itu dilakukan militer Israel untuk meyakinkan Hizbullah bahwa serangan mereka telah mengenai kendaraan militer Israel dan menghentikan serangan mereka.

Kelompok militan Hizbullah mengatakan serangan misilnya adalah pembalasan atas hasil serangan udara Israel di Suriah pada seminggu sebelumnya yang telah memakan korban.

Israel menyatakan serangan di pinggiran Damaskus untuk menggagalkan serangan pesawat tak berawak (drone) Hizbullah.

Menteri Konstruksi Israel Yoav Gallant, seorang mantan jenderal, mengatakan pada Radio Angkatan Darat bahwa tidak ada korban dampak serangan Hizbullah.

Operasi penipuan itu dijalankan dengan sebuah helikopter militer mengangkut seorang prajurit yang diperban dan berdarah, ke Haifa, lalu membawanya ke rumaha sakit. Dari situ pihak rumah sakit mengatakan telah membebaskan prajurit yang ternyata tidak terluka tersebut.

Tidak jelas sampai sejauh mana layanan darurat Israel terlibat dengan operasi penipuan itu. Seorang juru bicara untuk layanan ambulans Israel, Magen David Adom, menolak untuk berkomentar.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tidak ada satu pun prajurit Israel yang terluka.