International

Mulai Mencoba Membangun Kekuatan Militer di Saudi

PortalSumber – Sebagai salah satu negara importir senjata terbesar di dunia. Arab Saudi kemarin telah mengumumkan akan memberi izin bagi perusahaan yang akan memproduksi senjata api, amunisi, bahan peledak militer, peralatan militer, dan lainnya di negeri kaya minyak itu. Arab Saudi dengan kata lain mencoba membangun industri militernya sendiri.

Gubernur GAMI Ahmed al-Ohali mengatakan kebijakan itu akan membuka pintu bagi investasi asing dan lokal di sektor ini.

Tahun lalu Gedung Putih mengumumkan kepada Kongres AS telah menyepakati penjualan senjata senilai USD 1 miliar atau Rp 13,7 triliun kepada Arab Saudi, untuk urusan ini.

Penjualan tersebut juga termasuk alat penunjang, pemeliharaan, dan suku cadang tank AS, helikopter, dan peralatan lain. Anggota parlemen diberi waktu 30 hari untuk menyetujui atau menolak kesepakatan ini.

Pengumuman tersebut dibuat dua hari setelah Putra Mahkota Saudi Muhammad bin Salman melawat ke AS dan bertemu dengan Presiden AS.