International Nasional

Pengaruh Harga Pangan di Pasar Global Terhadap Indonesia

PortalSumber –  Melonjaknya harga pangan di pasaran global secara tidak langsung membawa ekses kepada Indonesia. Negara yang dulu dikenal sebagai negara agraris dan pernah mengekspor beras, kini sedang menghadapi krisis pangan.

Indonesia merupakan negara pemasok 10 persen cadangan beras dunia. Sedemikian besar Indonesia memiliki ketergantungan pada beras di luar negeri sehingga ketidakpastian supply dan harganya di pasaran dunia, dapat berpengaruh secara simultan terhadap masyarakat Indonesia. 

Apalagi, beras sudah menjadi tren budaya makan Indonesia. Jika belum makan nasi beras, orang Indonesia bisa bilang: “saya belum makan”, meskipun sudah habis singkong sepiring. (Data FAO Symposium on Agriculture, Trade and Food Security, Geneva, 23-24 September 2019). 

Mahalnya harga beras, secara linier dapat berakibat pada naiknya jumlah penderita kelaparan, busung lapar atau bahkan mati akibat kelaparan. Jumlah ibu hamil yang kurang gizi dan ibu menyusui, serta anak-anak yang menderita busung lapar, akan semakin bertambah.

Hingga sampai saat ini persoalan hilir dan buhul besar masalah ketahanan pangan adalah kemiskinan dan kurang gizi masih belum dapat diatasi oleh pemerintah.