Daerah Ekonomi Politik

Anies Menanggapi Polemik Anggaran Tak Wajar

PortalSumber – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menanggapi polemik anggaran tak wajar di RAPBD DKI Jakarta tahun 2020. Munculnya anggaran berlebih untuk lem serta bolpoin merupakan kesalahan dari sistem e-budgeting lama.

Anies menambahkan Pemprov DKI telah mengetahui adanya anggaran aneh ini sejak tahun lalu. Namun Pemprov DKI akan segera memperbaiki kesalahan ini melalui sistem e-budgeting baru yang telah diperbaharui. Sistem ini akan diluncurkan dalam waktu dekat.

“Kita mengetahui ini sejak tahun lalu. Tapi kami ini di pemerintahan masalah ya dikoreksi bukan diramaikan,” jelas Anies.

Sebelumnya anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI William Aditya Sarana mempersoalkan adanya anggaran pembelian lem sebesar Rp 82 miliar oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Anggaran ini dinilai tak wajar besarannya dan diduga nilainya telah di mark-up.