Trendings

Penyidik KPK Menggali Tupoksi Serta Peran Mantan Managing Director PES dan Petral

Portalsumber – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggali tupoksi sekaligus peran dari mantan Managing Director PT Pertamina Energi Services (PES) sekaligus mantan Direktur Utama PT Pertamina Energy Trading Ltd (Petral), ‎Bambang Irianto (BTO) dalam kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Energy Services (PES).

“Masih belum (ditanya soal aliran dana suap), masih tupoksi. Didalami tupoksi saya saja sebagai VP dan Managing Director semua,” jelasnya.

Bambang juga mengakui bahwa pemeriksaan hari ini merupakan yang perdana. Ia berjanji akan koperatif dengan pihak pengadilan dengan mengikuti seluruh proses hukum di KPK.

“Saya percaya lembaga ini akan memproses untuk kasus saya yang lain secara fair dan adil untuk seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

KPK sudah menetapkan Bambang Irianto sebagai tersangka kasus dugaan suap perdagangan minyak mentah dan produk kilang di Pertamina Energy Services Pte. Ltd (PES) selaku subsidiary company PT. Pertamina (Persero). Dalam perkara ini, Bambang melalui perusahaan SIAM Group Holding Ltd yang berkedudukan hukum di British Virgin Island diduga menerima suap sekitar USD2,9 juta dari Kernel Oil Ltd selama periode 2010-2013.