Ekonomi Trendings

Solok Selatan Diterjang Banjir, Kerugian Mencapai Rp7,743 miliar

BPBD Solok Selatan mencatat kerugian akibat banjir yang melanda daerah itu mencapai Rp7,743 miliar.

“Kerugian Rp7,743 tersebut terdiri dari jembatan, irigasi, fasilitas umum lain, dan rumah penduduk yang tersebar di tiga kecamatan yaitu Koto Parik Gadang Diateh, Sungai Pagu, dan Sangir,” kata Kepala Pelaksana BPBD Solok Selatan Richi Amran, di Padang Aro, Sabtu (23/11/2019).

Dia mengatakan, berdasarkan data yang masuk tercatat tiga unit jembatan mengalami rusak berat dan satu rusak ringan. Sedangkan untuk rumah penduduk terdata sebanyak 1.020 unit terendam dengan jumlah warga terdampak 5.935 jiwa dari 1.103 Kepala Keluarga.

Daerah yang terendam paling parah yaitu di Kampung Tarandam, Nagari Pasar Muara Labuh sebanyak 2.200 jiwa dari 500 kepala keluarga.

Dia menjelaskan, jembatan Sungai Pangkua yang mengalami rusak berat, menghubungkan Jorong Sungai Pangkua ke Pakan Rabaa saat ini tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat atau lebih.

Selain itu di Jembatan di Luak Kapau (Batu Bajarang) dan Lubuk Gadang Selatan hanyut, dan satu jembatan di Pasir Talang mengalami kerusakan.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Setdakab Solok Selatan Firdaus Firman mengatakan, jembatan Sungai Pangkua merupakan akses menuju empat sekolah, yakni SMA Negeri 5 Solok Selatan, MTsN Pakan Rabaa serta dua Sekolah Dasar Negeri, serta satu Kantor Urusan Agama.

“Ada sekitar 1.500 pelajar dan empat ribuan warga yang akan terganggu aksesnya, karena harus memutar jalan melalui Balun hingga 10 kilometer,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, Bupati Muzni Zakaria saat peninjauan ke lokasi Sabtu pagi sudah menginstruksikan OPD terkait untuk mengambil langkah-langkah darurat guna membantu lancarnya akses jalan khususnya pejalan kaki dan sepeda motor serta terus memonitor keadaan jembatan tersebut.

Bupati katanya, juga sudah menyiapkan proposal bantuan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pembangunan jembatan ini serta daerah terdampak lainnya.