Nasional Politik Trendings

PAN Cari Sosok Calon Walikota, Bangun UN dan Tuntaskan Lahan Tanjung Pinggir

DPC PAN membuka penjaringan Balon Walikota dan Wakil Walikota Pematangsiantar. PAN berharap sosok Walikota Pematangsiantar yang memiliki visi dan misi membangun PTN dan menyelesaikan lahan Tanjung Pinggir.

Ketua DPC PAN, Zainal Purba menyampaikan penjaringan Balon [Bakal Calon] dimulai 1-16 Desember 2019. Kata dia, setelah tahapan penjaringan akan dilakukan verifikasi berkas.

“Setelah penjaringan nanti kita akan melakukan verifikasi berkas calon-calon. Apa visi dan misi dari para calon itu bisa kita buat argumen ke pimpinan atasan, mana yang lebih cocok dan layak memimpin Kota Pematangsiantar ke depan,” ujarnya, Kamis (5/12/2019).

Zainal belum memastikan akan melakukan fit and proper test kepada para Balon yang mendaftar. Kecuali ada perintah pimpinan partai atasan. Untuk saat ini Tim penjaringan PAN akan memeriksa visi dan misi para Balon.

“Siantar kota kedua tertua di Sumut. Kalau menurut yang kami lihat, Kota Pematangsiantar sudah banyak ketinggalan dengan dengan daerah lain,” ungkapnya.

Dalam penjaringan ini, dia juga berharap kader- kader PAN ikut maju sebagai calon Walikota maupun wakil.

Disinggung seperti apa kriteria kepala daerah Pematangsiantar yang diharapkan oleh PAN, Zainal mengatakan sosok yang punya misi dan visi membangun Universitas Negeri [UN] dan menyelesaikan persoalan lahan Tanjung Pinggir.

“Jadi kriteria Walikota PAN yang kita harapkan bisa membangun Universitas Negeri. Kemudian masalah Tanjung Pinggir. Setahu kami itu sejak tahun 2005. Sampai sekarang itu masih belum diselesaikan,” ungkapnya.

Menurut Zainal, kedua hal itu cukup penting dan merupakan masalah kemauan dan keseriusan sosok Kepala Daerah nantinya.

Selama penjaringan Balon dibuka, PAN masih menerima satu orang nama Balon yakni Binsar Situmorang. Binsar mengembalikan formulir pada Kamis sore ke kantor DPC PAN, Jalan Patimura Bawah Kota Pematangsiantar.

“Seperti yang kita ketahui PAN memperoleh dua kursi. Kami berharap, para calon itu bisa loby-loby politik ke partai lain sehingga bisa memenuhi syarat untuk mencalonkan diri,” tutupnya.