Daerah Peristiwa Trendings

Banjir dan Longsor di Tebing Tinggi, KA Siantar Ekspres Batal Berangkat

Banjir dan longsor melanda kawasan Tebing Tinggi, Sumatera Utara (Sumut), Senin (16/12). Perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan karena jalur rusak dan terhalang.

Longsor terjadi di lintasan kereta api sekitar Jalan Baja Lingge, Tebing Tinggi, tepatnya di Km 03+700 dan Km 05+1/2 sekitar pukul 00.11 WIB. Lintasan sepanjang 12 meter amblas dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

Sementara banjir menggenangi lintasan KA di Km 03+700 sampai dengan KM 06 +100, sekitar Jalan Baja Lingge, Tebing Tinggi. Ketinggian genangan air 30 cm dan terdeteksi pada pukul 00.26 WIB.

Akibat rintangan di lintasan ini, perjalanan KA Siantar Ekspres (Sireks) U69 dan U70 relasi Pematang Siantar-Medan serta Medan-Pematang Siantar terpaksa dibatalkan.

“Kondisi di lapangan tidak memungkinkan untuk dilakukan perjalanan kereta api. PT KAI telah mengembalikan 100 persen biaya tiket KA Sireks yang dibatalkan,” kata Manager Humas PT KAI (Persero) Divre 1 Medan, M Ilud Siregar.

Selain KA penumpang, perjalanan KA barang U970, KA 2802 isi BBM relasi Labuhan-Pematang Siantar, KA L 2802-3 relasi Pematang Siantar-Dolok Merangir isi CPO, KA R2802 relasi Dolok Merangir-Pematang Siantar, dan KA 2801 angkutan BBM kosongan relasi Pematang Siantar Labuhan.

Tim kereta penolong dikerahkan ke lokasi. Alat berat juga dikerahkan untuk menimbun jalur longsor. “Kita melakukan normalisasi jalur dengan menyiapkan petugas di lapangan, penambahan batu balas, pengiriman kereta NR dan alat-alat berat serta menambah personel ekstra di daerah rawan,” jelas Ilud.