Entertainment Nasional Trendings

Gambar Rahasia di Balik Lukisan Pembaptis Yesus Terungkap Berkat X-Ray

Sebuah lukisan abad ke-16 di Museum Bowes, Inggris, ternyata menyimpan rahasia yang tampaknya tak bisa dipecahkan oleh mata telanjang. Dan baru-baru ini, berkat mesin sinar X atau X-ray, rahasia di balik lukisan tersebut akhirnya terungkap.

Lukisan overlay itu ternyata menyembunyikan sebuah gambar yang terletak di bawah lapisan cat, memperlihatkan adegan kelahiran, lengkap dengan malaikat, sebuah lingkaran cahaya, seorang bayi, dan garis-garis menyerupai bangunan.

“Kami sangat senang sekaligus terkejut telah menemukan gambar lain dalam lukisan abad ke-16 ini, yang menyembunyikan rahasia luar biasa, dan menemukannya adalah suatu hal yang kebetulan. Akan sangat menarik untuk mengetahui lebih banyak tentang hal ini ketika Northumbria University melanjutkan penyelidikan,” ujar Dr Jane Whittaker, kepala koleksi The Bowes Museum, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari IFL Science.

Lukisan Pembaptis Yesus
Dari kiri kanan: lukisan Overlay secara kasat mata, lukisan saat dipindai mesin X-ray, dan lukisan setelah diberi outline tanpa latar X-ray.

Menurut catatan sejarah, lukisan tersebut menggambarkan pemenggalan Santo Yohanes Pembaptis, seorang penceramah Yahudi yang terkenal karena telah membaptis Yesus. Dia dipenggal kepalanya karena mengutuk pernikahan Raja Herodes Agung yang telah menikahi saudaranya, sebagaimana diceritakan dalam Injil Matius (Matius 14:1-12) dan Markus (Markus 6:14-29).

“Sungguh kejutan yang menyenangkan melihat adegan kelahiran terungkap di bawah lukisan yang kita lihat hari ini,” kata Nicky Grimaldi, dosen senior di Konservasi Seni Rupa di Northumbria.

Lukisan Pembaptis Yesus
Lukisan bayi Yesus yang terungkap saat pemindaian X-ray.

“Tidak biasa dapat menemukan gambar yang tersembunyi dengan cara ini. Menemukan pemandangan natal dalam detail ini, dan waktunya tepat sebelum hari Natal, benar-benar luar biasa.”

Para ahli dari Northumbria University dan Bowes Museum menemukan gambar kecil di lukisan berumur 400 ratus tahun itu secara tidak sengaja. Berdasarkan keterangan blog Bowes Museum, kala itu bagian kayu penyanggah kanvas lukisan diketahui rusak.

Ahli konservasi seni kemudian bermaksud untuk menganalisis kayu menggunakan sinar-X guna menentukan usia, latar belakang, dan sejarah lukisan.