Daerah Ekonomi Trendings

Jualan Judi Online, Endri Wahono Saputro Dituntut Satu Tahun Penjara

Terdakwa Endri Wahono Saputro (33), warga jalan Seram Gang Pulo Pandan, Kelurahan Bantan, Siantar Barat, dituntut 12 bulan penjara oleh jaksa Siti Martiti Manullang SH, di PN Siantar, kemarin. Endri dipersalahkan jaksa, melanggar pasal 303 (1) ke-2 KUH Pidana.

Penangkapan yang dilakukan petugas Satreskrim Polresta Siantar berpakaian preman, berdasarkan informasi masyarakat, jika terdakwa Endri sering melakukan permainan judi Kim Hongkong.

Saat ditangkap dan diamankan, pada Selasa, 27 Agustus 2029, lalu, pukul 22.00 WIB, petugas menyita ponsel terdakwa, yang berisi pesan masuk angka tebakan judi.

Selain itu, juga disita ATM dan buku tabungan BRI atas nama terdakwa. Salah satu pesanan angka tebakan dari marga Tambunan (pembeli) yang sering memesan angka kepada terdakwa. Pemesan dapat mendatangi langsung atau mengirimkan pesan kepada terdakwa.

Lalu angka tebakan dikirim secara online oleh terdakwa melalui situs internet bernama Arta4d.com melalui HP-nya yang sudah terhubung dengan user name Endri84 dengan password ASD123 dan terdakwa masuk dan mengirim angka tebakan.

Lalu uang hasil penjualan yang disetor setiap Selasa dan Jumat, ditransfer via rekening BRI, atas nama Adistia Brahmanti Put.

Dalam melakukan permainan judi online jenis Kim Hongkong, terdakwa tidak memiliki ijin dan mendapatkan upah 20 persen dari jumlah omzet penjualan. Atas tuntutan jaksa, terdakwa memohon kepada majelis hakim agar hukumannya diringankan.

Untuk putusan, ketua majelis hakim, Danar Dono, didampingi dua hakim anggota, Simon dan Rahmat Hasibuan dibantu panitera, Agriva menunda persidangan selama sepekan.