Peristiwa Trendings

Pasca Dikabarkan Hanyut, Terseret Aliran Sungai Bahapal Mayat  Dirman Pulungan, Ditemukan  Tersangkut DiPohon Bambu

Setelah melakukan upaya pencarian terhadap jasad seorang pemuda bernama Dirman Pulungan (18) warga Huta Tapak Kuda Nagori Gunung Serawan Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun yang hanyut terseret banjir dialiran sungai Bahapal Huta ll Bakaran Batu Nagori Gunung Serawan Kecamatan Bandar Masilam Kabupaten Simalungun pada minggu (29/12) sore kemarin.

Pada selasa (31/12) sekitar pukul 14:00wib Tim Basarnas yang dibantu oleh warga akhirnya berhasil menemukan jasad korban dalam keadaan tewas dan tersangkut dipohon bambu dengan ditutupi sampah.

Penemuan jasad korban berawal saat tim basarna medan warga maupun petugas Polsek Perdagangan menyisir sungai Bahapal untuk mencari korban namun setelah menyisir sejauh 7 kilometer dari titik awak, seorang warga melihat kaki manusia tersangkut di pohon bambu dengan ditutupi sampah.

Selanjutnya oleh masyarakat dan Basarnas mengangkat kaki manusia yang tersangkut tersebut, dan ternyata mayat tersebut adalah jasad korban Dirman Pulungan yang terjadi pada hari minggu tanggal 29 desember 2019 sekira pukul 08.00 wib di sungai Bahapal huta lamidor Nagori Tanjung Hataran Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun pada saat korban hendak menyeberang sungai Bahapal untuk mengambil Tawut (pancing tinggal).

Kapolsek Perdagangan AKP. Supendi mengatakan bahwa keluarga korban membuat surat pernyataan agar jasad korban tidak dilakukan Autopsi karena keluarga korban mengetahui korban meninggal dunia karena hanyut di sungai bahapal.

“Setelah ditemukan atas permintaan pihak keluarga, membuat surat pernyataan dan hanya visum luar. Jasad korbab ditemukan oleh petugas dan warga sekitar 7 km dari titik awal kejadian,” kata AKP Supendi.