Kriminal Peristiwa Trendings

Dihasut Teman, Motif Anak di Bawah Umur Nekad Curi Kotak Amal di Bukittinggi 

Terpengaruh hasutan dan bujukan teman menjadi motif M (15) anak di bawah umur yang menjadi pelaku pencurian kotak amal di mesjid Jamik Tarok Bukittinggi, Selasa (21/1/2020) kemarin.

“Teman saya bilang di mesjid itu aman, karena dia pernah dua kali mencuri tidak pernah ketauan dan di mesjid itu uang di dalam kotak amal juga banyak. Maka saya nekad mencuri disitu,” ungkap M.

M mengaku hal itu baru pertama kali ia lakukan karena tergiur bujukan temannya dan tidak pernah ketauan. Maka dari itu ia memberanikan diri datang ke lokasi dan membawa tas sekolah untuk menyimpan uang hasil curiannya.

Sementara itu, Kapolres Bukittinggi AKBP Iman Pribadi Santoso mengatakan aksi pelaku pertama kali diketahui oleh petugas mesjid pada pukul setengah 12 malam. Dan setelah menjalankan aksinya barulah pada Rabu (22/1/2020) dini hari, pelaku diamankan ketika sedang menghitung uang curiannya oleh petugas mesjid dan warga sekitar yang langsung diserahkan ke pihak kepolisian.

“Saat diamankan ke Polres Bukittinggi awalnya pelaku memberikan keterangan yang tidak sesuai dimana awalnya pelaku mengaku memiliki nama berinisial R warga Matur. Dan setelah diintrogasi kembali dan orangtuanya datang ternyata pelaku berinisial M warga Malalak yang masih berstatus pelajar SMP,” jelasnya.

Lebih lanjut Iman menerangkan pelaku M yang masih dibawah umur statusnya menjadi anak yang berkonflik dengan hukum. Dan untuk penanganan hukumnya, M nantinya akan didampingi Bapas (Balai Pemasyarakatan) klas IIA Bukittinggi.

“Karena pelaku masih dibawah umur, maka penanganan hukumnya tentu akan berbeda dan harus didampingi Bapas,” katanya.

Dalam 3 minggu terakhir, Kapolres menyebut ada 5 kasus pencurian kotak amal dengan 3 tersangka di wilayah hukum kerjanya.

Ia mengimbau kepada setiap pengurus mesjid apabila uang dalam kotak amal sudah banyak segera pindahkan ke Bank dan jangan biarkan banyak baru diambil karena itu dapat mengundang niat buruk pelaku.

“Jika sudah banyak segera ambil dan pindahkan ke Bank, karena itu dapat mengundang pelakunya,” imbaunya.