Daerah Peristiwa Trendings

Cegah Terjadinya Longsor, Kodim 0304 Agam Tanam Akar Wangi di Tanjung Sani

Cegah bencana tanah longsor Kodim 0304 Agam, Provinsi Sunatera Barat (Sumbar) menanam akar wangi (Vetiver) di Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (29/1/2020).

Dandim 0304 Agam, Letkol.Inf Viktor Andhika Tjokro mengatakan, penanaman akar wangi ini sudah merupakan instruksi pemerintah pusat khususnya untuk daerah yang rawan bencana longsor.

“Tanjung Sani ini kan zona merah bencana banjir dan longsor, jadi tahap awal ini kita menanam sebanyak 300 bibit di sepanjang aliran air perbukitan ke danau maninjau,” ujarnya saat dikonfirmasi Covesia.com.

Dijelaskan Dandim 0304 Agam, tanaman Vetiver ini memiliki banyak kelebihan, tumbuhan dengan nama latin Chrysopogon Zizaniodes ini merupakan sejenis rumput akar tebal dan sangat kuat yang mampu melakukan penetrasi pada lapisan tanah hingga 5 meter.

“Meski serabut, kuatnya akar tanamam vetiver ini sebanding dengan 1/6 kawat baja serta menancap jauh ke dalam tanah dari kedalaman 2 meter hingga 5 meter, jadi kuatnya pegangan akar ke dalam tanah bisa menahan terjadinya erosi jika curah hujan tinggi,” jelasnya.

Selain untuk mitigasi bencana, akar dari tanaman Vetiver ini juga bisa membantu ekonomi masyarakat yaitunya sebagai bahan baku minyak wangi.

“Ini tentunya harus dengan pengelolaan maksimal karena akar Vetiver ini susah di cabut karena menancap kuat kedalam tanah, kedepannya kita akan mengembangkan tanaman ini ke seluruh kecamatan di Kodim 0304 Agam,” jelasnya.

Sementara itu Walinagari Tanjung Sani, Maizon menjelaskan, berlokasi ditepi perbukitan Danau Maninjau, Nagari Tanjung Sani merupakan zona merah Bencana Banjir dan tanah longsor, untuk itu dibutuhkan upaya ekstra untuk pencegahan.

“Vetiver merupakan salah satu inovasi untuk mencegah tanah longsor kita berharap TNI bisa memberikan penyuluhan dan pemahaman kepada masyarakat tentang manfaat tanaman akar wangi ini,” harapnya.