Daerah Nasional Trendings

Dihantam Gelombang Laut, Satu Unit Kapal KM Srijaya 07 asal Agam Terdampar di Pantai Pariaman

Dihantam badai dan gelombang laut yang tinggi, satu unit Kapal KM Srijaya 07 asal Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam terdampar di tepi Pantai Mangguang, Kota Pariaman pada Rabu (29/1/2020) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan menyebutkan, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh anggota Pol Airud Polres Kota Pariaman, bahwa kapal itu mulai dihantam badai beserta gelombang tinggi bertepatan di depan perairan pulau kasiak sekitar pukul 02.00 WIB.

“Saat itu nahkoda kapal memerintahkan untuk menurunkan jangkar. Karena gelombang tinggi dan kapal oleng sehingga air mulai masuk ke kapal, dan mesin kapal rusak,” kata Andry menjelaskan kronologisnya.

Lanjut Andry, tapi sekitar pukul 03.00 WIB saat ABK sedang berupaya memperbaiki mesin kapal dengan harapan bisa beroperasi lagi, kapal itu kembali di hantam gelombang, sehingga terhempas sampai ke Pantai Mangguang, Kota Pariaman.

“Untuk menyelamatkan dirinya para Anak Buah Kapal (ABK) mengikat sekitar 12 derigen untuk dijadikan sebagai pelampung, sehingga bisa selamat sampai di tepi,” sebut Andry.

Dikatakan Andry, sekitar pukul 04.00 WIB semua ABK tersebut sampai di Pantai dengan kondisi selamat, dan masyarakat baru mengetahui kejadian itu saat paginya.

“Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa, namun untuk kerugian material berkisaran Rp300 juta,” ujarnya.

Andry menyebutkan, diketahui untuk kapal tersebut milik Yondrizal (41) warga Tiku Kabupaten Agam, dimana kapal KM Srijaya 07 ini dinahkodai oleh Tamar (45) warga tiku dan 14 anak buah kapal (ABK) yang hendak mencari ikan di kawasan itu.