Nasional Trendings

Bank Nagari Cabang Bukittinggi Sediakan Layanan E-Retribusi dan E-Sewa

Bank Nagari Kantor Cabang Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) menyediakan layanan pembayaran e-retribusi dan e-sewa untuk tiga pasar yang ada di wilayah tersebut.

“Bank Nagari kantor cabang Bukittinggi sekarang telah membuka layanan pembayaran e-retribusi dan e-sewa bagi pedagang untuk tiga pasar yang ada di Bukittinggi,” kata Kepala Cabang Bank Nagari Bukittinggi, Zilfa Efrizon, Jumat (31/1/2020).

Ia mengatakan layanan e-retribusi dan e-sewa bisa dimanfaatkan pedagang yang ada di Pasar Ateh, Pasar Bawah dan Pasar Aur Kuning dan juga membuka layanan pembayaran bagi pedagang kaki lima.

“Layanan e-retribusi dan e-sewa ini sebelumnya juga telah menjalin MoU dengan pemerintah kota Bukittinggi pada Desember 2019 lalu untuk pembayaran retribusi dan sewa pasar sehingga pedagang tidak perlu lagi membayar ke dinas pasar setempat,” jelasnya.

Untuk operasional layanan ini, sebut Zilfa Efrizon akan mulai beroperasi 3 Februari 2020. Dimana untuk saat ini telah dilakukan sosialisasi dan imbauan kepada pedagang untuk mempermudah pembayaran.

Sementara itu, Donny Agusta, wakil pimpinan Bank Nagari cabang Bukittinggi menyampaikan untuk sistem pembayaran e-retribusi dan e-sewa bisa menggunakan empat langkah yakni sistem stor tunai ke teler Bank Nagari, Auto debit melalui rekening, mobile banking dan ATM bersama.

“Namun bagi pedagang yang ingin menggunakan sistem layanan auto debit, pedaganag tidak perlu datang ke Bank tetapi uang yang ada dalam rekening harus ada, jadi nantinya sistem yang akan bekerja sendiri sesuai tanggal pembayaran,” jelasnya.

Syarat untuk menggunakan sistem layanan auto debit adalah pedagang hanya melapor ke Bank dengan membuat surat pernyataan debit rekening. Setelah itu secara otomatis setiap pembayaran retribusi dan sewa akan dilakukan oleh sistem.

Disamping itu, layanan e-retribusi dan e-sewa ini, ujar Donny akan lebih memudahkan masyarakat membayarkan kewajiban retribusi. Serta mempermudah pemko Bukittinggi dalam pencatatan dan laporan yang real dan menghindari resiko kehilangan uang yang selama ini dipunggut dinas pasar.