Daerah Politik Trendings

Untuk Pertama Kali Pemkab Dharmasraya Biayai Manasik JCH

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya pada 2020, akan memfasilitasi pelaksanaan manasik haji bagi para jama’ah calon haji. Selain itu pemkab juga memfasilitasi pemberangkatan dan pemulangan jamaah dari Dharmasraya menuju Embarkasi ataupun dari Debarkasi menuju Dharmasraya.

Fasilitasi manasik haji oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya ini secara resmi diluncurkan Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan.

“Ini adalah pertamakalinya pemerintah daerah yang membiayai langsung pelaksanaan manasik bagi para jamaah calon haji Dharmasraya,” ujar Sutan Riska, seperti dikutip dari rilis resmi Pemkab Dharmasraya, Jumat (31/1/2020).

Dikatakannya, ada 10 kali pembinaan manasik haji yang akan difasilitasi Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di tahun ini, yang pelaksanaannya akan dibagi dalam dua zona wilayah, utara dan selatan.

“Kita ingin agar bagaimana pelayanan bagi jamaah calon haji ini terus meningkat. Makanya saya sering meminta saran dan masukan kepada pihak terkait, mulai dari Kemenag, MUI, termasuk kepada Majelis Pimpinan Pondok Pesantren, terkait apa yang perlu dilakukan pemerintah daerah untuk dapat mewujudkan itu. Maka dapat lah saya masukan agar pemerintah daerah bersedia memfasilitasi kegiatan manasik haji ini. Karena biasanya jama’ah bayar. Kalau sudah ditanggung pemerintah daerah, tentu jama’ah tidak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk itu,” ujar bupati.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Dharmasraya, Abdel Haq mengatakan Bupati Sutan Riska menaruh perhatian yang cukup besar dalam hal pembangunan bidang keagamaan di Kabupaten Dharmasraya, baik secara fisik maupun non fisik.

“Seperti salah satunya pembinaan manasik haji bagi jamaah calon haji Dharmasraya ini, pemerintah daerah bahkan bersedia membiayai kegiatan manasik haji, yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Alhamdulillah. Terima kasih pak bupati,” ungkap Abdel Haq.

Abdel menyebut, pada 2020 terdapat 300 calon haji asal Dharmasraya yang terdaftar untuk diberangkatkan ke tanah suci.

“Alhamdulillah, dalam dua tahun terakhir, jumlah jamaah calon haji Dharmasraya yang berangkat ke tanah suci mencapai 300 orang. Ini menunjukkan animo masyarakat Dharmasraya untuk berhaji terus meningkat, termasuk umroh. Buktinya, dalam sehari bisa 5 sampai 10 orang yang datang ke Kemenag untuk meminta rekomendasi. Ini menandakan perekonomian masyarakat Dharmasraya sudah semakin baik, begitupun dengan keimanan dan ketaqwaan masyarakat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya.