Nasional Trendings

Warga T600 Marelan Protes Pembuangan Tanah Limbah Padat

Marelan – Warga di Kelurahan Tanah 600 memprotes adanya tumpukan tanah yang diduga limbah padat, sehingga warga sempat menghentikan sekelompok orang yang membuang tanah limbah padat di Jalan Marelan Raya, Kelurahan Tanah Enamratus, Kec. Medan Marelan pada Senin (24/02/2020).

Situasi sempat ricuh karena pelaku memaksakan kehendaknya untuk terus membuang limbah padat yang diduga dari pabrik pengolahan besi.

Namun setelah anggota DPRD Kota Medan Aulia Rahman turun ke lokasi baru truk pengangkut limbah dapat dihentikan.

Hingga saat ini belum diketahui lokasi penimbunan limbah tersebut akan dibuat apa?

Warga menyebutkan Koordinator masalah tanah itu bernama HMN mengakui kalau lokasi tanah baru ditimbun limbah sebanyak 5 mobil truk.

Akantetapi yang bertanggung jawab atas persoalan lokasi penimbunan adalah disebut sebut bernama AKG.

Sekretaris Banteng Muda Indonesia (BMI) Medan Marelan Zulkifli Lubis, dalam masalah penimbunan tanah berkomentar, seharusnya pihak pengembang telah memilih tanah yang sesuai dengan spesifikasinya. Jadi tanah penimbunan tidak boleh sembarang.

“Kalau membawa limbah padat dan meletakkan disembarang tempat ini namanya sudah jelas melakukan pencemaran dan ujungnya adalah pidana,”
kata Zulkifli Lubis.

Lurah Kelurahan Tanah Enamratus Ramli Lubis yang dikonfirmasikan mengaku, tidak mengetahui bangunan apa yang akan didirikan di lokasi penimbunan limbah, karena menurutnya pihak pengembang belum ada melaporkan kepada pihak kelurahan.

“Kita belum tau siapa pemilik lahan ini. Karena dari semula mereka belum ada melapor ke Kelurahan. Tadi saya dipanggil katanya disini ada keributan,” kata Ramli Lubis kepada awak media.