Daerah Nasional

Danjen Passus Ginra Dan Tim Investigasi Sidak ke Desa Rawa Sari Kec.Aek Kuasan Asahan

Portalsumber.com, Asahan – Komandan Jenderal Pasukan Khusus Garuda Indonesia Raya (Danjen Passus Ginra) R.Sukrisno bersama Tim Investigasi Gabungan LBH KAP AMPERA diwakili Kartam Sasmita, Maju Simanjuntak dan Syamsul Manurung, pada Jumat (28/2) melakukan Operasi Mendadak (Sidak) ke Desa Rawa Sari Kec.Aek Kuasan Kab.Asahan Prov.Sumatera Utara.

Tim gabungan saat akan menelusuri Desa Rawa Sari sebelumnya telah mengkonfirmasi Oknum Kepala Desa KH.N melalui Hand Phone dengan maksud untuk menindaklanjuti pembicaraan 2 pekan yang lalu mengenai adanya Penggunaan Lahan Hutan Register berubah fungsi menjadi Kebun Sawit.

Namun sangat disesalkan Oknum Kades Rawa Sari terkesan Alergi untuk ditemui dengan alasan ada pertemuan di Kisaran.

Sementara dalam waktu bersamaan ada beberapa insan Pers yang sedang meliput tentang Bedah Rumah di Desa Rawa Sari yang Salah sasaran baru saja mengkonfirmasi Oknum Kades mengatakan beliau ada rapat di Kantor Camat Aek Kuasan, dan menurut pengakuan salah satu Insan Pers tersebut mereka telah menemukan adanya Ketimpangan dan salah penyampaian anggaran untuk warga Desa, sebab ada salah seorang janda miskin rumahnya disanggah dengan bambu tidak diberikan dana bedah rumah malah ada salah seorang Kepala Dusun diberikan dana bantuan bedah rumah.

Sekali lagi oknum insan Pers tersebut mengatakan, bahwa untuk tutup mulut sementara mereka telah diberikan imbalan 3.000 alias 3 Juta sekedar buat ganti minyak Mobil yang disampaikan oleh Bendahara Desa disuatu tempat mengingat Oknum Kades sangat sibuk lagi rapat di Kantor Kecamatan.

Mendengar pengakuan salah seorang insan Pers tersebut , Danjen Passus Ginra geleng- gelengkan kepala, sambil bersungut kenapa ya Oknum Kades itu menghindari Tim yang sedang melakukan Sidak, dan kenapa Oknum Kades Rawa Sari terkesan Menghindar, padahal apa yang akan dikonfirmasi ini sangat penting, ada apa ya,?

Yah…karena Oknum Kades tidak punya waktu, maka Tim melakukan sidak dan melakukan investigasi langsung kepada salah seorang warga yang diduga sangat berperan dalam pengalih fungsian hutan menjadi kebun sawit.

Dan lebih lanjut Tim akan melakukan penelusuran dan investigasi esok hari. Mengingat hari sudah menjelang maghrib maka Tim pulang dengan rasa kecewa dikarenakan ada Oknum Kades yang berkilah dan terkesan Alergi dengan Tim dan Insan Pers.

Dan hasil sementara penelusuran ada beberapa bangunan rumah dinas Guru SD yang dibiarkan hancur, dan ada plang Pemkab yang tidak jelas Luas

Sambil bergegas Tim yang dipimpin Kartam selaku Kepala Biro Potretri007 Sumatera Utara mengantarkan Danjen Passus Ginra ke Kisaran selanjutnya melanjutkan perjalanan ke Medan, karena Sabtu akan pulang ke Jakarta.