Kriminal

Januari Hingga Maret 2020, 25 Kasus Kekerasan Terjadi pada Perempuan di Sumbar

PortalSumber.com – Sepanjang Januari hingga Maret 2020 Nurani Perempuan mencatat 25 kasus kekerasan terjadi pada perempuan di wilayah Sumatera Barat (Sumbar).

“Sampai Maret ini setidaknya Nurani Perempuan telah menerima 25 pelaporan kekerasan terhadap perempuan, dan yang paling banyak itu adalah kekerasan perempuan,” ungkap PLT Direktur Nurani Perempuan Rahmi Meri Yenti kepada wartawan saat menggelar diskusi bersama jurnalis mengenai RUU Penghapusan kekerasan seksual di sebuah restoran di Padang, Minggu (8/3/2020).

Ditambahkan Rahmi yang menjadi tantangan sampai hari ini Pemerintah belum fokus pada penanganan korban. Walaupun pencegahan itu penting untuk korban yang pernah mengalami kekerasan seksual sangat komprehensif sebetulnya.

“Karena korban bisa menjadi korban kembali atau menjadi pelaku kekerasan seksual,” jelasnya.

Inilah yang selama ini terus didorong Nurani Perempuan kepada pemerintah tentang substansi dari penghapusan RUU kekerasan seksual.

“Kita berfokus pada ke pemulihan korban. Serta untuk pelaku tidak hanya tindak pidana penjara saja tapi pelaku juga mendapatkan rehabilitasi psikologis,” terangnya.

Rahmi menjelaskan bahwa pelaku melakukan tidak hanya di bagian vital korbannya, tetapi juga persoalan itu di otak mereka. “Itu yang harus kita selesaikan dan rehalibitasi,” ujarnya.

Penangan kasus seksual juga seharusnya mendapat perhatian lebih, tak hanya pelaku juga terjadi kelalaian penegak hukum.

Rahmi menambahkan untuk kasus kekerasan yang didampingi Nurani perempuan selama 2019 terjadi 105 kasus. “51 diantaranya adalah kekerasan seksual,” ujarnya.

Dalam penyampaiannya, Rahmi mengatakan banyak juga dari kasus tersebut tidak tuntas. “20 persen tidak tuntas sebab berbagai faktor, seperti pelaku melarikan diri sampai sekarang DPO, ada juga kekurangan alat bukti, juga karena banyak yang takut menjadi saksi,” jelasnya.

Pelaku kekerasan paling banyak adalah orang dekat. “Seperti ayah kandung, saudara kandung, pacar dan lainnya,” pungkas Rahmi.