Daerah Nasional

Antisipasi Penyebaran Covid-19, RSUP M Djamil Padang Periksa Suhu Tubuh Pengunjung yang Datang

PortalSumber.com – Isu virus corona Wuhan atau yang lebih dikenal dengan virus Covid-19 mulai berkembang di Indonesia. Oleh karena itu, penting untuk melakukan langkah antisipasi dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada masyarakat, khususnya yang berada di tempat publik.

Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, misalnya. Mulai besok, Kamis (12/3/2020), pihak rumah sakit akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi pengunjung yang datang. Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Direktur Utama RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf.

“Untuk langkah awal, ada lima titik tempat pemeriksaan suhu tubuh yang akan dilakukan pihak rumah sakit. Tempat tersebut yaitu 2 alat di pintu masuk gedung poliklinik, 1 alat di Intalasi Gawat Darurat, serta 1 alat di ruang inap pavaliun embun pagi khusus penyakit dalam, kemudian 1 alat di ruang isolasi,” jelasnya dalam konferensi pers di RSUP M Djamil Padang hari ini, Rabu (11/3/2020).

Yusirwan menjelaskan bahwa alat yang digunakan tersebut bernama ‘thermometer infrared’. Alat tersebut memiliki fungsi yang sama dengan thermoscanner yang biasa dipasang di bandara. Alat tersebut mampu mendeteksi suhu tubuh manusia.

Dalam melakukan pemeriksaan, petugas rumah sakit akan mendekatkan alat tersebut sekitar lima sentimeter ke kening pengunjung. Apabila ditemukan pengunjung yang memiliki suhu tubuh mencapai 37,5 derajat celsius, maka pihak rumah sakit akan langsung melakukan penanganan sesuai standar operasional berlaku.

Yusirwan mengatakan bahwa, dalam sehari, setidaknya ada lima ribu orang yang keluar-masuk rumah sakit. Lima ribu orang tersebut terdiri atas pasien, keluarga pasien, atau para penjenguk. Sebagai tempat publik, RSUP M Djamil Padang tidak ingin mengambil resiko. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada pengunjung.

“Kepada pengunjung dihimbau jangan terkejut kalau ada pemeriksaan. Jadi harapan dengan alat pendeteksi suhu tubuh ini, suhu tubuh pengunjung yang masuk ke rumah sakit bisa terdeteksi. Kalau ada gejala kita tangani langsung. Hal ini untuk menghindari agar tidak terjadi penyebaran virus Corona,” katanya.

Meski demikian, Yusirwan berharap, di Sumatera Barat sendiri, tidak ditemukan pasien yang benar-benar terjangkit virus Covid-19. Untuk saat ini, pihak rumah sakit memiliki lima buat alat thermometer infrared. “Dan itu adalah milik rumah sakit. Nanti akan coba kita tambah,” ujarnya.

Dalam penanganan pasien terjangkit virus Covid-19, RSUP M Djamil Padang juga telah menyiapkan empat ruangan khusus isolasi. Namun apabila kondisi darurat, ruang isolasi bisa ditambah hingga menjadi 10 ruang dengan memanfaatkan bangsal paru-paru.