Trendings

Di Tengah Pandemi Covid-19, Puluhan Masjid di Sutera-Pessel Masih Laksanakan Salat Jumat

PortalSumber.com– Sekitar 43 Mesjid yang ada di Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) masih tetap melaksanakan salat Jumat berjemaah, pada Jumat (3/4/2020).

Pantauan Covesia.com di lapangan, terlihat, puluhan jemaah masing-masing masjid di Kecamatan itu, masih tetap melaksanakan salat Jumat berjemaah.

Salah satunya, seperti Masjid Muhammadiyah yang ada di Pasar Surantih, ratusan kaum laki-laki tetap pergi ke masjid untuk melaksanakan salat Jumat berjemaah.

Meski, diketahui sudah ada maklumat dari MUI setempat, terkait penggantian salat Jumat dengan salat zuhur di rumah masing-masing. Hal itu, disampaikan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Terkait kondisi itu, Heru Kisnanto salah seorang pimpinan sekolah pondok pesantren Ashabul Kahfi di daerah tersebut, menyampaikan, bahwa sebanyak 43 Mesjid, masih melaksanakan salat Jumat berjemaah.

Menurutnya, proses pelaksanaan salat Jumat di Kecamatan itu, yang masih terlaksana, mengingat di Kecamatan Sutera, belum masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

“Kita tetap waspada. Namun, tetap melaksanakan salat Jumat, karena kita menilai untuk kecamatan Sutera, masih belum ada yang terdampak,” sebutnya pada Covesia.com

Artinya, masyarakat kita yang melaksanakan salat Jumat, bukan berarti tidak mengindahkan maklumat MUI, Pemerintah dan Kapolri.

Namun, ada pilihan tetap melaksanakan, mengingat belum ada dinyatakan, di kecamatan Sutera terpapar Covid-19.

“Harap kita, jangan sampai ada yang positif atau terjangkit Covid-19 disini. Karena, berbagai upaya telah dilakukan oleh berbagai unsur yang ada di Pessel,” katanya

Kemudian, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Sutera, Toni Nasrianto mengatakan, untuk maklumat MUI dan Pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19, dirinya sudah mensosialisasikannya kepada masyarakat.

Namun, masyarakat kita masih tetap melaksanakan salat Jumat. Itu, dikarena bentuk keyakinan yang kuat ada di masyarakat kita.

“Sosialisasi tetap kita lakukan. Tapi, kita kan tahu, masyarakat kita sangat fanatik dengan agama, jadi secara ajaran kita, masyarakat tetap meyakini bahwa wabah itu, datang dari Allah. Makanya, mereka tetap mendekati diri dan melaksanakan salat,” singkatnya.

Hal yang senada juga disampaikan Kapolsek Sutera, Iptu Asmardi Abbas, bahwa sosialisasi telah dilakukan. Tapi, ini soal keyakinan, makanya salat Jumat tetap dilaksanakan.

“Kalau, untuk keramaian yang lainnya, sudah tidak ada lagi di Sutera. Seperti, acara pernikahan dan mengundang keramaian sudah tidak ada lagi, sesuai dengan maklumat Kapolri dan Pemerintah,” ucapnya.

Sementara, Camat setempat Fachruddin mengatakan, tanpa harus mencampuri soal keyakinan, dirinya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Karena katanya ini, menyangkut virus atau penyakit yang menular. Kepada, masyarakat tetap waspada.

“Kita tidak terlalu melarang, karena ini menyangkut keyakinan. Tapi, berbagai sosialisasi terkait bahaya penyebaran Covid-19 telah kita sampaikan. Untuk itu kita berharap tetap waspada kepada masyarakat kita,” tutupnya.

(ind)