Artikel Daerah Nasional Trendings

Curhat Karyawan saat PSBB Bekasi: Jalan Masih Macet, Apalagi Kawasan Industri

Portalsumber – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bekasi sudah diterapkan sejak Rabu (15/4). Meski PSBB sudah diterapkan lebih dari dua minggu, tak serta merta membuat jalanan di Bekasi sepi.

Selama PSBB, mayoritas perusahaan diminta untuk membuat kebijakan bekerja dari rumah (work from home). Namun, ada sebagian yang diizinkan tetap beroperasi, seperti perusahaan yang bergerak di industri strategis (industri pengolahan bahan baku barang dan jasa).
Hal itu, kata Meida, nama disamarkan-red, membuat jalanan di Bekasi tetap ramai ketika pagi dan sore.
“Masih rame, Gue masih nemuin macet. Apalagi kawasan industri,” ujar Meida kepada kumparan, Rabu (6/5).

Meida merupakan seorang karyawan di salah satu pabrik yang ada di Bekasi, Jawa Barat. Menurutnya, orang-orang yang memenuhi jalanan tersebut merupakan karyawan pabrik-pabrik yang masih beroperasi.
“Kalau skala 1 sampai 10, kemacetan di angka tujuh. Ada yang masih patuh pake aturan tempat duduk gitu ya, ya yang naik motor boncengan juga ada,” ujar Meida.

Namun, menurut Meida, PSBB membuat kualitas udara di Bekasi menjadi lebih segar.

Aturan PSBB memang memperbolehkan beberapa sektor industri tetap beroperasi dengan protokol COVID-19. Dalam Pasal 10 Peraturan Bupati Bekasi Nomor 37 Tahun 2020 disebutkan, untuk industri strategis, perusahaan harus memiliki izin operasi sesuai surat edaran menteri perindustrian nomor 7 tahun 2020 tentang pedoman pengajuan permohonan perizinan pelaksanaan kegiatan industri dalam masa kedaruratan COVID-19.
Protokol kesehatan yang dimaksud yakni, perusahaan harus memastikan tempat kerja selalu bersih dan higienis, menjamin vaksin, vitamin, dan nutrisi untuk karyawan, melakukan disinfeksi area kantor secara rutin, memantau suhu tubuh karyawan, hingga menyediakan fasilitas cuci tangan yang baik. (sumber: kumparan.com)