@Jokowi #Adlin Tambunan #DPRD Sergai #gubsu edy rahmayadi #IHSG Hari Ini #Indonesia #Kabupaten Batubara #Nawal #OJK #Pemkab Sergai #UMKM Adaptasi Kebiasaan Baru Alun Alun Kisaran Aman Anggota DPRD Medan Aplikasi Go Dambaan ASEAN Aulia Rahman Bahasa Bakamla RI Bangladesh banjir Aekanopan Bara JP Batu Bara Bawaslu Baznas Asahan Berkah Bermartabat Bintang Medan Roller Skate Bobby - Aulia Bobby Nasution BPK RI Sumut buku warung BUMDesa Bursa Global Centang Cerdas Cermat Covid 19 Covid-19 Kabupaten Asahan Dambaan Daring Darma Wijaya-Adlin Tambunan DAS Babura Desa Lubuk Ulu Batubara Dewan Masjid Indonesia Disdik Sergai Door to Door DPRD Medan Dugaan mark up Ekonomi ekspor kosmetik Employee Engangement Eucalyptus Hankam Harga tambang internasional Hari Listrik Nasional Hari Sumpah Pemuda Headline Hendra DS Huawei Indonesia Hukrim Ikajara Medan impor daging sapi Inflasi Infrastruktur & Property Jalan Rusak Kabupaten Asahan Kasus Pelanggaran Kecamatan Air Batu Kecamatan galang Kejaksaan Negeri Asahan Kemendag Kemendag Agus Suparmanto Kemendag RI Kesehatan Keseterum listrik Kompor Induksi KONI Asahan Kota Medan KPPI KPU Samosir Libur Panjang Lumbung Pangan Maulid Nabi Medan Narkoba Nasional OJK Sumbagut Olahraga operasi zebra toba 2020 OPPO Parit Busuk Payung Harahap Pelayanan Capil Pelindo I pembiayaan leasing Pemkab Asahan Pemko Medan pemko tebingtinggi Pemuda Pancasila Pemuda Pancasila Sergai Pencurian Buah Kelapa Sawit Pendidikan Penemuan mayat penghijauan perceraian Perda No.5 Tahun 2015 perdagangan Indonesia ke Turki Peredaran narkoba Peristiwa Perkebunan & Pertanian Permendag Perwal No 27 Tahun 2020 PGN Pilkada Kota Medan Pjs Walikota Medan Arief Sudarto Trinugroho PLN ULP Kisaran Plt kadis pendidikan Sergai Plt kadis perpustakaan Sergai Polda Sumut Politik Polres Labuhanbatu Polres Tanjungbalai Polsek Kotarih Polsek Pantai Cermin Pomdam I/BB PORSEROSI Asahan Pospera Preferential Trade Agreement Presiden RI Presiden RI Joko Widodo Program Prokes Protokol Kesehatan PT KAI Divre I Sumut PTUN Medan pusat produsen halal rapat kerja DPRD Medan Rapidin Simbolon razia masker Religi Resesi revitalisasi pasar Revolusi industri Sabrina Satlantas Polres Sergai Satnarkoba Polres Sergai Sejarah Sepatu Roda Serdang Bedagai sertifikat aset tanah Sertifikat tanah ShopeePay Sumpah Pemuda Sumut Taruna Merah Putih Tatan Dirsan Atmaja Teknologi Telkomsel Tempat Maksiat TPL Trendings TVRI Papua Barat ubsu UKM UKM JBM UP3 Pematangsiantar usaha penjualan langsung Walikota warung pintar Wong Chun Sen

Indonesia Berpeluang Menjadi Pusat Produsen Halal Dunia

mediasumutku.com|MEDAN- Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengungkapkan, Indonesia berpeluang menjadi pusat produsen halal dunia. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan kerja sama erat antara pemerintah, swasta, BUMN, organisasi kemasyarakatan, dan publik secara umum.

Mendag menjelaskan, industri halal memiliki peran yang cukup signifikan atas performa positif neraca perdagangan. Pada periode Januari hingga Agustus 2020, kinerja neraca perdagangan Indonesia dengan negara- negara Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menunjukan performa positif dengan mencatatkan surplus sebesar USD 2,46 miliar.

“Pada periode tersebut Indonesia mampu membukukan ekspor ke negara anggota

OKI sebesar USD12,43 miliar. Dari nilai ekspor tersebut, tiga produk yang tertinggi adalah minyak kelapa sawit (23,88 persen), batu bara (9,56 persen), dan bagian kendaraan bermotor (3,95 persen),” katanya, Jumat (30/10/2020).

Secara ukuran pasar, negara-negara OKI merupakan pasar yang luar biasa besar. Terdiri atas 57 negara anggota, dengan total populasi muslim sebesar 1,86 miliar jiwa atau sekitar 24,1 persen dari total populasi dunia.

Jumlah populasi ini belum termasuk pemeluk agama Islam di luar negara anggota OKI, seperti India dengan jumlah muslim sebesar 195 juta jiwa dan Ethiopia dengan jumlah muslim sebesar 35,6 juta jiwa.

“Sebagian besar negara anggota OKI dengan mayoritas penduduknya beragama Islam memiliki tuntutan standar pemenuhan atas jaminan produk halal yang cukup tinggi. Hal ini menjadikan negara-negara OKI sebagai pasar dengan peluang yang besar,” kata Mendag.

Mendag melanjutkan, ekspor produk Indonesia ke negara berpenduduk mayoritas muslim tidak dapat dilepaskan dari peran produsen produk halal Indonesia, khususnya untuk produk makanan, kosmetik, dan obat-obatan

Ketiga produk ini berkontribusi sebesar total senilai sebesar 7,42 persen terhadap impor produk halal dunia.

“Tren impor produk halal negara OKI periode 2015 hingga 2019 cenderung meningkat 5,27 persen. Namun demikian, pangsa pasar ekspor produk halal Indonesia ke negara OKI masih harus dapat dimaksimalkan,” jelas Mendag.(MS11/foto: ilustrasi/int)