Denmark Open 2022 Dinodai dengan Salah Penyebutan Nama Negara, Badminton Denmark Beri Klarifikasi


portalsumber.com – Laga final Denmark Open 2022 untuk sektor ganda putra telah berakhir, tetapi sebuah kejadian memalukan dilakukan panitia setempat.

Tepatnya, sosok yang membacakan pengumuman pemenang malah melabeli kedua pasangan dengan asal negara Malaysia.

Baca Juga [related by=”category” jumlah=”2″ mulaipos=”1″]

Padahal pada faktanya, kedua pasangan yang menang sebagai juara dan runner up Denmark Open 2022 , adalah sama-sama berasal dari Indonesia.

Diketahui, juara ganda putra Denmark Open 2022 adalah pasangan Indonesia, Fajar Alfian dan Rian Ardianto (FajRi).

Setelahnya, runner up ganda putra di Denmark Open 2022 adalah pasangan Indonesia lagi, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang akrab disapa sebagai Minions.

Baca Juga [related by=”category” jumlah=”2″ mulaipos=”4″]

Untuk proses pertandingannya, FajRi berhasil memenangkan laga atas Minions dalam dua game yang sengit, yakni 21-19 dan 28-26.

Bahkan, kemenangan FajRi telah menjadi pertama kali untuk mendapat gelar juara dalam super series 750.

Namun, pihak penyelenggara Denmark Open 2022 justru mengacaukan suasana menyenangkan dengan salah penyebutan nama negara, yang terjadi sampai dua kali.

Baca Juga [related by=”category” jumlah=”2″ mulaipos=”7″]

Kedua pasangan ganda putra yang berdiri di atas podium pun hanya bisa memperlihatkan ekspresi terkejut dengan terjadinya salah penyebutan nama negara itu.

Namun begitu, pihak Badminton Denmark terjun menulis klarifikasi dalam akun Twitter resmi mereka.

Badminton Denmark menyampaikan permintaan maaf atas terjadinya human error yang tak disangka itu.

Baca Juga [related by=”category” jumlah=”2″ mulaipos=”10″]

Ditekankan juga, Badminton Denmark menyatakan kedua pasangan di atas podium memang sama-sama berasal dari Indonesia.

Kami benar-benar minta maaf atas kesalahan pengumuman. Fajar Alfian /Muhammad Ardianto dan Marcus Gideon/Kevin Sukamuljo tentunya dari INDONESIA! Kita tahu itu,” ujar bunyi klarifikasi Badminton Denmark dalam akun Twitter @BadDK.

“Itu adalah kesalahan manusia. Kami harap, Anda dapat menerima permintaan maaf ini,” ujar mereka menambahkan.***


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.